Dalam seminar sehari yang diselenggarakan oleh ASISI ( Asosiasi Teknisi Refrigerasi dan Tata Udara ) yang bekerjasama dengan Panasonic Gobel Indonesia dan Panasonic Manufacturing Indonesia, pada hari Senin 23 September 2013.

Acara tersebut juga dihadiri Oleh pejabat Kementerian Lingkungan Hidup. Dalam acara tersebut dibahas mengenai Teknik Instalasi Standard yang harus diterapkan guna menjaga kualitas Produk. Selain itu juga membahas Pemanasan Global dalam kaitannya dengan implementasi HCFCs dan Rencana atau Planning Pemerintah dalam Target penghapusan Bahan Perusak Ozone (BPO) sebagai isu utama adalah Penggantian Refrigerant R22 dengan Produk unit AC baru yang menggunakan R32 atau HFC32 yang teruji lebih ramah lingkungan dan Low Flammable.

HFC32 telah memenuhi Pilihan alternatif teknologi penggantian HCFC karena mempunyai sifat:
– Tidak merupakan BPO.
– Nilai Global Warming Potential rendah.
– Aspek Safety ( Flammable ). Walaupun belum tergolong Non Flammable.
Dalam seminar tersebut juga dibahas mengenai kesiapan Teknisi Indonesia dalam menyikapi Pasar Bebas 2015 mendatang, dimana Teknisi harus segera mempersiapkan diri mulai dari Peningkatan Skill, Sertifikasi dan Layanan, karena kita akan bersaing dengan Teknisi-Teknisi dari Luar Negeri yang juga telah melirik Pasar Teknisi Pendingin Indonesia.

Menyikapi hal tersebut pihak Panasonic Gobel Indonesia dan Panasonic Manufacturing Indonesia yang disampaikan oleh Vice President PT.PMI Bapak Heru Santoso, siap memberikan Sarana kepada ASISI untuk menyiapkan peralatan dan tempat untuk Teknisi yang tergabung dalam Asosiasi Teknisi Refrigerasi Dan Tata Udara mengadakan Pelatihan untuk uji Kompetensi yang tentunya dilakukan oleh Badan Sertifikasi Nasional.

Dalam Seminar sehari kali ini PT. Hasta Prakarsa Cipta mengirimkan 4 (Empat) delegasi yang terdiri dari 2 Teknisi dan 2 Orang dari Management, dan siap menyambut penggunaan HFC32 dan Pangsa pasar Bebas 2015. (mjn)